• KEAHLIAN BIDANG SURVEY HIDROGRAFI dan PEMATAAN BATHYMETRIC

D.1. Kualifikasi Surveyor Ahli Muda
Seorang Tenaga Ahli dalam Bidang Survey Hidrografi dan Pemetaan Bathymetric dengan kualifikasi Surveyor Ahli Muda harus memiliki kemampuan sebagai berikut :

  • Pada Komponen Peralatan Survey Hidrografi
    1. Memahami fungsi, ketelitian dan mampu mengoperasikan / menggunakan meteran jenis baja, fiber, ataupun kain secara benar.
    2. Memahami fungsi, ketelitian dan mampu mengoperasikan / mengunakan tongkat pengukur kedalaman dan batu duga kedalaman (batu load) secara benar.
    3. Memahami fungsi, ketelitian dan mampu mengoperasikan / menggunakan alat ukur waterpas secara benar.
    4. Memahami fungsi, ketelitian dan mampu mengoperasikan / menggunakan alat ukur Theodolite manual maupun digital secara benar.
    5. Memahami fungsi, ketelitian dan mampu mengoperasikan / menggunakan alat ukur Theodolite Total Station secara benar.
    6. Memahami fungsi, ketelitian dan mampu mengoperasikan / menggunakan alat ukur Electronic Distance Measurement (EDM) secara benar.
    7. Memahami fungsi, ketelitian dan mampu mengoperasikan / menggunakan alat GPS Riciever (Global Positioning System) secara benar.
    8. Memahami fungsi, ketelitian dan mapu mengoperasikan / menggunakan alat pengukur kedalaman Echosounder baik Echosounder Analog maupun Digital secara benar.
    9. Memahami fungsi, ketelitian dan mampu mengoperasikan / menggunakan alat pengamat pasang surut, baik alat dengan pembacaan manual maupun Automatic Analog atau Digital secara benar.
    10. Memahami fungsi, ketelitian dan mampu mengoperasikan / menggunakan alat pengukur kadar garam, suhu dan tekanan air (salinitas, temperatur dan density) secara benar.
    11. Memahami fungsi, ketelitian dan mampu mengoperasikan / menggunakan alat pengukur kecepatan dan arah arus baik alat manual maupun digital (yang biasa disebut Digital Current Meter) secara benar.
    12. Memahami fungsi, ketelitian dan mampu mengoperasikan / menggunakan alat pengukur kedalaman untuk mengukur besarnya koreksi Echosounder (Barcheck) secara benar.
    13. Memahami fungsi, ketelitian dan mampu mengoperasikan computer untuk merekam data kedalaman yang diukur dengan Echosounder Digital juga untuk merekam data posisi yang diukur dengan GPS secara benar.
    14. Memahami fungsi dan dapat mengoperasikan alat untuk mengambil contoh matrial dasar laut secara benar.
    15. Memahami fungsi dan dapat mengoperasikan alat-alat listrik sederhana seperti accu, generator, dan stabilizer secara benar.
    16. Memahami fungsi dan dapat mengoperasikan alat-alat komunikasi Handy Talkie dan Radio SSB secara benar.
    17. Mampu mengoperasikan seluruh alat-alat Survey tersebut menjadi suatu rangkaian terintegrasi baik diatas kapal survey maupun didarat secara benar.
      • Pada Komponen Pelaksanaan Pekerjaan Lapangan
    18. Mampu menyusun suatu rencana operasi survey secara detail untuk mempersiapkan pelaksanaan pekerjaan Survey Hidrografi dan Pembuatan Peta Bathymetric baik untuk pelaksanaan pekerjaan di laut ataupun di danau atau di sungai. Rencana operasi survey tersebut harus secara rinci memuat hal-hal sebagai berikut :
      • Prosedur dan tahapan rinci mobilisasi dan demobilisasi personil pelaksana & peralatan.
      • Metoda & Prosedur pengamatan pasang surut termasuk interfal dan waktu pengamatan.
      • Metoda & Prosedur pemasangan titik-titik horizontal controle dan pengukuran posisinya.
      • Metoda & Prosedur pemasangan titik-titik vertical controle dan pengukuran elevasinya terhadap statsiun pasang surut.
      • Metoda & Prosedur pelaksanaan pengukuran kedalaman dengan Echosounder dan sekaligus pengukuran posisi kapal surveynya.
      • Besarnya interfal lajur utama dan lajur cross sounding.
      • Metoda & Prosedur pemberian koreksi-koreksi kedalaman.
      • Metoda penentuan Chart Datum, Mean Sea Level, High Water Level, Low Water Level.
      • Metoda & Prosedur pengamatan gelombang/tinggi, arah interfal waktu
      • Metoda & Prosedur pengukuran garis pantai.
      • Metoda & Prosedur penggambaran Peta Bathymetric lengkap dengan garis contournya baik secara manual maupun secara digital.
      • Metoda & Prosedur pengukuran arus termasuk interfal dan waktu-waktu pelaksanaannya.
      • Metoda & Prosedur pengambilan contoh-contoh dasar laut termasuk interval jarak pengambilannya.
      • Prosedur & Tahapan rinci lengkap dengan Time Schedule seluruh kegiatan di lapangan (termasuk processing datanya).
      • Perhitungan biaya di lapangan.
      • Sistem Logistic (baik bahan bakar minyak kapal maupun logistic untuk personil pelaksana).
    19. Memahami fungsi, ketelitian, prosedur, persyaratan-persyaratan pemasangan (pembangunan/establishment) Stasiun Pasang Surut dan harus mampu melaksanakan pemasangan Stasiun Pasang Surut baik Stasiun Pasang Surut manual maupun otomatic (analog & digital).
    20. Memahami fungsi, ketelitian, prosedur, persyaratan-persyaratan pengambilan data/observasi/pengamatan pasang surut termasuk didalamnya interfal waktu pengamatan dan lamanya pengamatan. Dan seorang Surveyor Ahli Muda harus mampu membaca / mengamati Stasiun Pasang Surut secara manual dan harus mampu membaca data pasang surut analog (dengan grafis) maupun mendownload data pasang surut automatic digital.
    21. Memahami fungsi, ketelitian, prosedur, persyaratan-persyaratan, penyebaran, pemasangan dan pengukuran elevasi titik kontrole vertical juga harus mampu melaksanakan pengukuran elevasi titik kontrole vertical dengan cara mengukur beda tinggi dengan alat waterpas terhadap Stasiun Pasang Surut maupun terhadap titik kontrole vertical lainnya.
    22. Memahami fungsi, ketelitian, prosedur, persyaratan-persyaratan, penyebaran, pemasangan titik kontrole horizontal dan harus mampu melaksanakan pengukuran untuk menentukan posisi horizontal titik-titik tersebut dengan cara Poligon dengan alat Theodolite & EDM atau Theodolite Total Station atau dengan metoda GPS.
    23. Memahami fungsi, ketelitian, persyaratan-persyaratan, pembuatan lajut-lajur pemeruman (lajur souonding) utama maupun Lajur Cross Sounding, termasuk didalamnya mengenai interfalnya antara lajur perum maupun interfalfix perum dan hubungannya dengan skala peta dan kondisi kedalaman di daerah survey yang direncanakan akan di survey. Dan harus mampu membuat perencanaan lajur pemeruman (Latice Chart) baik secara manual maupun secara digital.
    24. Memahami fungsi kecepatan kapal survey dalam perencanaan pelaksanaan Sounding dalam hubungannya dengan skala peta, besarnya kapal, kecepatan & arah arus pada lokasi survey dan sistem penentuan posisi kapal survey serta kedalaman rata-rata daerah survey. Seorang ahli Survey Hidrografi & Pemetaan Bathymetryc harus mampu menentukan kecepatan kapal survey untuk setiap proyek yang akan dikerjakannya.
    25. Memahami fungsi, ketelitian dan prosedur-prosedur penentuan posisi kapal survey dengan metoda GPS baik secara Post Processing, maupun dengan metoda RTK (Real Time Kinematik) atau Differensial GPS dan harus mampu memasang alat-alat GPS termasuk radio modem baik di Base Station di darat maupun di kapal, serta harus mampu mengoperasikan peralatan tersebut termasuk didalamnya mengintegrasikan dengan data digital kedalaman dari alat Echosounder kedalam Software Computer, misalnya Software Hydropro.
    26. Memahami fungsi, ketelitian, prosedur-prosedur penentuan posisi kapal survey dengan menggunakan metoda pemotongan kemuka dari 2 titik control horizontal di darat dengan menggunakan 2 buah Theodolite. Mampu melaksanakan pekerjaan tersebut dengan menggunakan 2 buah Theodolite baik dengan Theodolite Analog maupun Theodolite digital.
    27. Memahami fungsi, ketelitian, prosedur-prosedur penentuan posisi kapal survey dengan menggunakan metoda pemotongan sudut dan jarak dari 2 stasiun titik kontrol horizontal di darat. Dan mampu melaksanakan pekerjaan tersebut dengan menggunakan alat Theodolite Total Station dan Theodolite & EDM.
    28. Memahami fungsi, ketelitian, prosedur-prosedur pengukuran kedalaman laut (sungai, danau) dengan alat Echosounder Analog dengan memperhitungkan faktor kecepatan kapal, interfal lajur sounding, interfal fix sounding dan menghubungkan dengan penentuan posisi kapal survey. Seorang Surveyor Ahli Muda harus mampu menggunakan / mengoperasikan Echosounder Analog tersebut, termasuk melaksanakan koreksi barcheck pada Echosounder tersebut.
    29. Memahami fungsi, ketelitian, prosedur-prosedur pengukuran kedalaman laut (atau sungai atau danau) dengan alat Echosounder Digital sekaligus pemahaman pengintegrasian penentuan posisi kapal survey dengan metoda GPS ke dalam sistem computer dengan software hidrography. Dan mampu melaksanakan pekerjaan tersebut dengan alat Echosounder digital dan computer serta mampu melaksanakan koreksi barcheck pada alat tersebut sekaligus memasukan data salinitas dan suhu untuk memperkecil koreksi barcheck lengkap dengan system / software Hidrography.
    30. Memahami fugsi, ketelitian, prosedur-prosedur, pengukuran arus (arah dan kecepatan arus) termasuk didalamnya interfal kedalaman profil pengukuran arus, interfal waktu pengukuran arus dan lamanya pengamatan arus. Dan harus mampu melaksanakan pengukuran tersebut dengan menggunakan alat Current Meter Analog, Digial serta Automatic Self Recording Current Meter.
    31. Memahami fungsi, prosedur-prosedur pengambilan contoh matrial dasar laut dan mampu melaksanakan pekerjaan tersebut dari atas kapal dengan alat Grab Sample pada kedalaman yang relatife dangkal. Apabila tidak dapat dilaksanakan dari atas kapal maka Tenaga Ahli tersebut harus mampu mengarahkan para penyelam untuk melaksanakan pekerjaan tersebut.
    32. Memahami fungsi, ketelitian dan prosedur-prosedur pengukur garis pantai. Dan mampu melaksanakannya dengan alat Theodolite Analog, Theodolite Digital atau Theodolite Total Station.
    33. Memahami fungsi, ketelitian, prosedur-prosedur pengukuran Cross Sounding, termasuk toleransi perbedaan kedalaman terhadap lajur sounding utama dan mampu melaksanakannya dengan peralatan Echosounder dan alat Positioning.
    34. Memahami fungsi, ketelitian, prosedur-prosedur pengamatan gelombang (tinggi gelombang, arah, interfal waktu) dan melaksanakannya dengan metoda manual.
    35.  

      • Pada Komponen Perhitungan Data dan Penggambaran Peta
    36. Memahami fungsi, persyaratan-persyaratan perhitungan pada penentuan, Chart Datum , Mean Sea Level , High Water Level dan Low water Level dari data pengamatan pasang surut. Dan mampu melaksanakan perhitungan tersebut dengan metoda admiralty dengan calculator manual ataupun dengan software computer.
    37. Memahami fungsi, ketelitian, persyaratan-persyaratan perhitungan elevasi titik kontrol vertical terhadap Chart Datum dan Mean Sea Level dari hasil ukuran waterpassing terhadap stasiun pasang surut. Dan mampu menghitung data tersebut dengan calculator manual atau program computer.
    38. Memahami fungsi, ketelitian, persyaratan-persyaratan pembacaan Roll Echo dan atau perekaman data kedalaman digital serta pemberian koreksi-koreksi kedalaman dari faktor koreksi pasang surut, koreksi kedalaman tranducer dan koreksi lainnya yang diperlukan. Dan dapat menghitung data-data tersebut sehingga menghasilkan angka kedalaman terhadap Chart Datum dalam bentuk data manual atau data digital. Dan mampu mengintegrasikan dengan data positioning dan koreksi-koreksinya sehingga menghasilkan data kedalaman lengkap dengan posisinya terhadap Chart Datum dan terhadap sistem suatu sistem koordinat dan proyeksi peta tertentu baik secara manual atau digital yaitu data x, y, x.
    39. Memahami persyaratan-persyaratan dan prosedur-prosedur penggambaran peta Bathymetric lengkap dengan Contour kedalam. Dan mampu melaksanakan pekerjaan tersebut baik secara manual maupun secara digital.
    40. Memahami persyaratan-persyaratan dan ketelitian perhitungan sifat arus, arah arus dan kecepatan arus (minimal sifat arus lokal). Dan dapat menghitung baik dengan cara manual atau dengan program computer.
    41. Mampu menyusun suatu laporan Survey lengkap yang memuat hal :
      • Metoda
      • Prosedur & Tahapan Survey
      • Processing Data & Koreksi-Koreksi
      • Analisa Pasang Surut
      • Analisa Arus
      • Personil Pelaksana
      • Peralatan
      • Analisa Konfigurasi Topografi Dasar Laut, termasuk adanya indikasi, adanya gosong, kapal kandas dsb.
    42. Juga mampu mempresentasikan laporan tersebut secara terbuka kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
      • Pada Komponen Stacking Out Posisi & Elevasi Untuk Pekerjaan Engineering Konstruksi Sipil
    43. Mampu menganalisa fungsi, sistem koordinat & sistem elevasi gambar konstruksi/engineering bangunan-bangunan pantai (misalnya pelabuhan, dermaga/yetty dsb) dan hubungannya dengan peta atau titik kontrol pemetaan yang telah ada atau yang akan dibuat.
    44. Mampu menggunakan & merencanakan penyebaran titik Horizontal Controle & Vertical Controle baru, atau menggunakan titik-titik Horizontal Controle & Vertical Controle lama untuk keperluan Stacking Out rencana bangunan-bangunan pantai.
    45. Mampu melaksanakan Stacking out dengan alat-alat GPS, Theodolite, EDM dan Theodolite Total Station dan mampu melaksanakannya untuk keperluan antara lain pembangunan Konstruksi Sipil di pantai, dilaut, pencarian jalur pipa bawah laut, dan rencana pemasangan jalur pipa.
    46. Mampu menghitung volume galian & timbunan dari suatu perencanaan Coastal Engineering berdasarkan Peta Bathymetric baik dengan calculator manual ataupun dengan program computer.
    47. Mampu melaksanakan monitoring pekerjaan Dredging dan penimbunan pantai (dari sisi pekerjaan Survey & Pemetaan) baik dengan alat manual ataupun digital (Echosounder, Theodolite, GPS, dsb).
    48. Memahami fungsi, ketelitian mengenai pemasangan buoy (rambu pelampung) dan mampu melaksanakannya terutama untuk keperluan Konstruksi Sipil.  
    49.  

      D.2. Kualifikasi Surveyor Ahli Madya
      Seorang Tenaga Ahli dalam Bidang Survey Hidrografi dan Pemetaan Bathymetric dengan kualifikasi Surveyor Ahli Madya harus memiliki kemampuan sebagai berikut :
      Memiliki seluruh kemampuan yang disyaratkan bagi Tenaga Ahli dibidang Survey Hidrografi dan Pemetaan Bathymetric  dengan  kualifikasi Surveyor Ahli Muda yaitu item no. 1 s/d 47 ditambah dengan kemampuan-kemampuan sebagai berikut :

    50. Mampu menggunakan sistem dan Alat Side Scan Sonar.
    51. Memahami fungsi, sistem Datum Geodesi dan mampu melaksanakan perhitungan-perhitungan praktis sehubungan dengan sistem koordinat dan sistem proyeksi peta.
    52. Memahami fungsi, sistem koordinat Geodesi dan sistem proyeksi peta serta mampu melaksanakan perhitungan-perhitungan transformasi koordinat baik secara manual maupun dengan program computer.
    53. Memahami fungsi skala peta dan hubungannya dengan tujuan dan fungsi (terapan) peta yang akan dibuat serta hubungannya dengan interfal lajur sounding utama dan interfal cross sounding.
    54. Mampu menganalisa kebutuhan peta apa saja dan berapa angka skala yang harus dibuat pada peta-peta tersebut pada suatu proyek Engineering di laut atau di pantai (Coastal Engineering).
    55. Mampu menganalisa dan merencanakan penyebaran titik kontrol horizontal, titik kontrol vertical, stasiun pasang surut pada suatu proyek Engineering di laut atau di pantai yang relatife besar.
    56. Mampu memimpin pelaksanaan pekerjaan pada seluruh item pekerjaan no. 1 s/d 47.
    57. Mampu mensupervisi seluruh item pekerjaan pada item kemampuan  yang  harus  dimiliki   oleh   Surveyor   Ahli  Muda (no. 1 s/d 47) dan mampu menyusun laporan detail dari pelaksanaan supervisinya tersebut.
    58. Mampu menghitung rencana biaya pada seluruh pekerjaan Survey Hidrografi dan pemetaan Bathymetric serta pada pelaksanaan Stackinng Out titik-titik rencana dari suatu proyek Engineering, termasuk secara detail menerangkan berapa jumlah personil, bagaimana kemampuan personil pelaksananya, jenis peralatan, ketelitian peralatan dan waktu pelaksanaan.
    59. Memahami penggunaan peta-peta Bathymetric untuk navigasi pelayaran dan hubungannya dengan skala peta untuk peta ditengah laut, di alur masuk pelabuhan dan dikolam pelabuhan.
    60. Memahami perencanaan pemeliharaan kedalam alur-alur di pelabuhan atau diluar pelabuhan dan hubungannya dengan pekerjaan Survey & Pemetaan Hidrografi.
    61. Memahami dan mampu menganalisa dan mampu mengoperasikan software Hidrografi terutama software untuk survey pemeruman & pembuatan peta Bathymetric.
    62. D.3. Kualifikasi Surveyor Ahli Utama
      Seorang Tenaga Ahli dalam Bidang Survey Hidrografi dan Pemetaan Bathymetric dengan kualifikasi Surveyor Ahli Utama harus memiliki kemampuan sebagai berikut :

      • Memiliki seluruh kemampuan yang disyaratkan dimiliki oleh Tenaga Ahli dibidang Survey Hidrografi dan Pemetaan Bathymetric dengan kualifikasi Surveyor Ahli Muda yaitu no. 1 s/d 47 ditambah harus memiliki kemampuan sebagai berikut.
      • Memiliki seluruh kemampuan yang disyaratkan dimiliki oleh Tenaga Ahli dibidang Survey Hidrografi dan Pemetaan Bathymetric dengan kualifikasi Surveyor Ahli Madya yaitu persyaratan kemampuan no. 48 s/d 59 ditambah dengan persyaratan sebagai berikut :
    63. Memiliki pemahaman kemampuan menganalisa dan merencanakan pembuatan peta-peta Bathymetric skala kecil untuk keperluan Nasional dalam daerah yang luas. Perencanaan yang dimaksud meliputi :
      • Horizontal Controle
      • Vertical Controle
      • Stasiun Pasang Surut
      • Skala
      • Metoda
      • Ketelitian
      • Processing data
      • Biaya
    64. Memiliki pemahaman dan kemampuan untuk merencanakan Survey Hidrografi untuk keperluan penentuan batas wilayah (propinsi/kabupaten) dan batas negara.
    65. Memiliki pemahaman dan kemampuan untuk merencanakan survey Hidrografi untuk keperluan penentuan batas landas kontinent antar negara.
    66. Memiliki pemahaman dan kemampuan untuk menganalisa data-data pasang surut dan arus dalam kurun waktu yang lama (beberapa tahun) termasuk menghitung peramalan-peramalan pasang surut, arus dan minimal mampu mengoperasikan program-program computer pada analisa pasang surut dan arus.
    67. Memiliki kemampuan pengawasan (mensupervisi) seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh Surveyor Ahli Muda dan Surveyor Ahli Madya.
    68. Mampu memimpin suatu kegiatan proyek jasa konstruksi (sebagai manajer proyek) secara keseluruhan yang memiliki unsur kegiatan Survey Hidrografi dan Pemetaan Bathymetric

Back   Next